Thursday, May 24, 2018

Sistem Pendingin dan Komponen



Sistem Pendingin dan Komponen


Latar Belakang Masalah
Sistem pendinginan adalah suatu sistem yang berfungsi untuk menjagamesin supaya temperatur mesin dalam kondisi yang ideal. Sistem pendinginan perlu dan penting dilakukan. Berdasarkan neraca panas pada mesin maka fungsi pendinginan pada motor menjadi penting karena panas yang akan terserap olehsistem pendinginan dapat mencapai 32 %.
Bila mesin tidak didinginkan akan terjadi pemanasan yang lebih(overheating) dan akan mengakibatkan gangguan-gangguan seperti:
a. Bahan akan lunak pada suhu tinggi. Contoh: torak yang terbuat dari logam paduan aluminium akan kehilangan kekuatannya (kira-kira sepertiganya) padasuhu tinggi (300 C), bagian atas torak akan berubah bentuk atau bahkanmencair.
b. Ruang bebas (clearance) antara komponen yang saling bergerak menjaditerhalang bila terjadi pemuaian karena panas berlebihan. Misalnya torak akanmemuai lebih besar (karena terbuat dari paduan aluminium) daripada blok silinder (yang terbuat dari besi tuang) sehingga gerakan torak menjadi macet.
c. Terjadi tegangan termal, yaitu tegangan yang dihasilkan oleh perubahan suhu.Misalnya cincin torak yang patah, torak yang macet karena adanya tegangantersebut.

d. Pelumas lebih mudah rusak oleh karena panas yang berlebihan. Jika suhu naik sampai 250 C pada alur cincin, pelumas berubah menjadi karbon dan cincintorak akan macet sehingga tidak berfungsi dengan baik, atau cincin macet(ring stick). Pada suhu 500 ºC pelumas berubah menjadi hitam, sifat pelumasannya turun, torak akan macet sekalipun masih mempunyai ruang bebas.

e. Pembakaran tidak normal. Motor bensin cenderung untuk terjadi ketukan(knocking).Sebaliknya bila motor terlalu dingin akan terjadi masalah, yaitu pada motor  bensin bahan bakar akan sukar menguap dan campuran udara bahan bakar menjadi gemuk. Hal ini menyebabkan pembakaran menjadi tidak sempurna.Pada motor diesel bila udara yang dikompresi dingin akan mengeluarkan asap putih dan menimbulkan ketukan dan motor tidak mudah dihidupkan. Selainitu, kalau pelumas terlalu kental, akan mengakibatkan motor mendapat tambahantekanan dan uap yang terkandung dalam gas pembakaran akan terkondensasi padasuhu kira-kira 50C.

  1. SISTEM PENDINGIN
  • Sistem Pendingin Air Pada Mobil

Pada mobil yang menggunakan bahan bakar sebagai sumber tenaga, pasti menghasilkan panas.Tetapi tidak semua energi panas dirubah ke dalam tenaga.hanya 25% energi yang dimanfaatkan secara efektif.45% energi lainnya hilang saat gas buang atau gesekan.dan 30% diserap oleh mesin itu sendiri.
Panas yang diserap oleh mesin harus dibuang ke udara segera,sebab bila tidak mesin akan menjadi terlalu panas dan mempercepat keausan.maka sistem pendingin dilengkapi di dalam mesin untuk mendinginkan dan mencegah panas berlebihan(overheating). Ciri-ciri overheating adalah knocking atau menggelitik sampai dengan mesin mobil menjadi mati.
Pada mobil biasanya menggunakan sistem pendingin air.Idealnya mesin mobil bekerja pada suhu 80-90 derajat celcius, dibawah itu juga tidak bagus karena mesin menjadi terlalu dingin atau overcooling dan kerja mesin menjadi tidak efisien. Dan jelas kuncinya ada di perawatan.Oleh sebab itu pada makalah ini akan dijelaskan cara-cara pemeriksaan dan perawatan komponen-komponen sistem pendingin.
  • Cara kerja sistem pendingin air

  • Mesin dalam keadaan dingin
Pendingin diberi tekanan oleh pompa air dan bersirkulasi.Ketika mesin masih dalam keadaan dingin,air pendingin masih dalam keadaan dingin dan thermostat masih dalam keadaan tertutup,seingga cairan bersirkulasi melalui selang bypass dan kembali ke pompa air
  • Mesin dalam keadaan panas
Setelah mesin menjadi panas, thermostat terbuka dan katupbypass tertutup dalam bypass sirkuit.cairan pendingin setelah menjadi panas di dalam water jacket kemudian disalurkan ke radiator untuk didinginkan dengan kipas dan putaran udara dengan adanya gerakan maju dari kendaraan itu sendiri.cairan pendingin yang sudah dingin di tekan kembali oleh pompa air ke water jacket.

  1. IDENTIFIKASI FUNGSI SISTEM PENDINGIN AIR
  • Water Jacket
Water jacket (kantong air) berfungsi sebagai tempat bersirkulasinya air pendingin di dalam mesin untuk menyerap panas pembakaran secara langsung
  • Radiator
Radiator berfungsi mendinginkan cairan pendingin yang telah menjadi panas setelah melalui saluran water jacket
  • Reservoir tank
Reservoir tank berfungsi sebagai persediaan air dan untuk menyeimbangkan perbedaan volumeair pendingin akibat panas
  • Water Pump
Water pump(pompa air) berfungsi mengirimkan cairan pendingin melalui sistem pendingin dengan tekanan
  • Cooling fan
Cooling fan (kipas pendingin) berfungsi menambah pendinginan pada radiator untuk membantu mempercepat penyerapan radiasi panas ke udara luar
  • Thermostat
Thermostat berfungsi sebagai katup yang membuka dan menutup secara otomatis sesuai temperatur cairan pendingin
  • By pass
By pass sebagai saluran pengembali air pendingin agar tetap bersirkulasi di dalam water jacket ketika temperatur kerja mesin belum tercapai dan thermostat masih dalam keadaan menutup
  • Upper hose dan Lower hose
Upper hose(selang karet atas) dan lower hose(selang karet bawah) berfungsi sebagai saluran untuk memindahkan air pendingin dari/ke water jacket melalui radiator
  • Cairan pendingin
Cairan pendingin berfungsi sebagai medium atau zat perantara untuk menyerap panas yang dihasilkan oleh mesin

Sistem Pendingin Pada Motor Diesel dan Macam Macam Pendingin Diesel Engine
Sistem Pendingin Pada Motor Diesel dan Macam Macam Pendingin Diesel Engine
Sistem pendingin engine bertanggung jawab untuk menjaga suhu engine agar selalu berada pada suhu operasi. Hal itu diperlukan karena engine akan beroperasi optimum pada suhu operasinya. 

Sistem pendingin mensirkulasikan cairan pendingin ke seluruh engine untuk membuang panas yang timbul akibat pembakaran dan gesekan. Ia menggunakan dasar pemindahan panas.
Panas selalu pindah dari sumber panas yang satu (1) ke sumber panas yang lebih dingin (2). Sumber panas dan sasaran panas dapat berupa logam, cairan atau udara. Apabila perbedaan suhu tersebut semakin jauh maka makin banyak panas akan berpindah
Bagian-Bagian Sistem Pendingin



Komponen-komponen dasar sistem pendingin adalah (1) water pump, (2) oil cooler, (3) lubang-lubang pada engine block dan cylinder head, (4) temperature regulator dan rumahnya, (5) radiator, (6) radiator cap, dan (7) hose serta pipa-pipa penghubung. Tambahan kipas, umumnya digerakkan oleh tali kipas terletak dekat radiator berguna untuk menambah aliran udara sehingga pemindahan panas lebih baik.

Water pump: Water pump terdiri dari sebuah impeller dengan kipas-kipas berbentuk kurva di dalam rumah water pump tersebut. Bila impeller berputar, baling-baling kurva mengalirkan air keluar rumah water pump.

Water pump:
Oil cooler (pendingin oli): Dari saluran keluar water pump, cairan pendingin mengalir ke oil cooler. Oil cooler terdiri dari satu set tabung dalam rumahnya. Pada contoh ini cairan pendingin mengalir melalui tabung-tabung membuang panas oli yang ada di sekeliling tabung. Oil cooler membuang panas dari oli pelumas sehingga sifat-sifat dan konsentrasi oli tetap terpelihara.

Oil cooler (pendingin oli):
After Cooler: Dari oil cooler, cairan pendingin mengalir ke engine block atau ke after cooler untuk engine yang dilengkapi turbocharger. Beberapa engine yang menggunakan turbocharger juga menggunakan jacket water pump aftercooler sehingga cairan pendingin mengalir ke sana. After cooler membuang panas dari udara yang masuk. Pada jacket water after cooler sistem pendingin membuang panas dari udara. Konstruksi aftercooler seperti radiator dengan tabung-tabung dan sirip-sirip. Udara panas yang ditekan oleh turbo melewati sirip-sirip dan memindahkan panas ke air pendingin di dalam tabung.

After Cooler: Dari oil cooler
Water Jacket: Dari aftercooler, air pendingin mengalir ke engine block dan di sekitar cylinder liner. Membuang panas yang tidak berguna dari piston, ring dan liner. Rongga-rongga tempat air tersebut disebut water jacket.

Water Jacket: Dari aftercooler, 
Cylinder head: Air pendingin bergerak dari lubang-ubang pada engine block menuju cylinder head, mengambil panas dari valve seat dan valve guide. 
Regulator housing/rumah regulator: Apabila air pendingin meninggalkan cylinder head, air pendingin masuk ke thermostat atau regulator housing. Pengatur suhu (temperature regulator) dipasang di dalam rumah regulator. 
Pengatur suhu/temperatur regulator: Temperature regulator bekerja seperti polisi jalan raya pada sistem pendingin. Regulator bekerja untuk menjaga suhu kerja engine. Kadang-kadang regulator mengalirkan air pendingin melalui radiator, kadang-kadang ke pipa bypass untuk kembali ke pompa air (water pump). Bila engine dingin, regulator menutup. Air pendingin mengalir kembali ke water pump, tidak melalui radiator, tetapi melalui pipa bypass. Ini akan membantu mempercepat memanaskan engine. Bila engine mulai panas, suhu air pendingin mulai naik sampai mencapai suhu pembukaan radiator. Bila regulator membuka lebih lebar dan lebih banyak lagi air yang menuju radiator.

Pengatur suhu/temperatur regulator:
Radiator: Bila regulator membuka, air pendingin mengalir melalui pipa-pipa atau slang-slang ke bagian atas radiator yang telah mengambil panas engine. Di dalam radiator situasinya dibalik. Air pendingin melepaskan panas ke atmosfir. Di dalam radiator air pendingin mengalir dari atas ke bawah. Tabung dan sirip-sirip bekerja sama membuang panas. Radiator umumnya dipasang dimana udara paling banyak dan pembuangan panas paling baik. Tutup radiator air di dalam radiator bertekanan. Tutup radiator akan menentukan berapa besar tekanan sistem pendingin selama engine bekerja. Sistem pendingin yang bertekanan membantu mencegah air radiator mendidih pada tempat operasi yang lebih tinggi. Bila anda berada pada permukaan yang lebih tinggi, titik didih akan turun. Bila sistem pendingin tidak bertekanan, maka air pendingin cepat mendidih sehingga mempercepat kerusakan engine.

Radiator
Fan ( Kipas ) Pemindahan panas melalui radiator adalah dengan bantuan kipas-kipas menambah aliran udara melewati tabung dan sirip radiator. Ada 2 tipe kipas, hisap (suction) dan tiup (blower), kipas hisap (1) menarik udara melalui radiator dan kipas tiup (2) menekan udara melalui radiator. Beberapa engine menggunakan tali kipas untuk mengerakkan kipas, pompa air atau komponen lainnya. Bila tali kipas terlalu kendor, kecepatan putar kipas turun, Ini akan mengurangi aliran udara melewati radiator dan akan menurunkan kemampuan sistem pendingin.
class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;" align="center" cellpadding="0" cellspacing="0">
Fan ( Kipas )

Variasi Pada Sistem Pendingin 

Sistem pendingin selalu dimodifikasi agar cocok dengan pemakaian engine. Di sini anda akan mempelajari perbedaan-perbedaan sistem pendingin.

Gas buang yang didinginkan oleh air/water cooled exhaust.Saluran gas buang yang didinginkan oleh air kadang-kadang ditambahkan pada sistem pendingin untuk mendinginkan gas buang yang keluar. Pada engine kapal gas buang yang didinginkan tidak memanaskan ruang mesin. Pada saluran gas buang yang didinginkan, air pendingin mengalir di sekitar lubang-lubang saluran gas buang.
Elemen kondisioner air pendingin/coolant conditioner element. Pilihan lain pada sistem pendingin adalah menggunakan elemen kondisioner air pendingin bila perlu. Elemen kondisioner air pendingin mengalir bersama air pendingin. Anti karat terdapat di dalamnya. Karat tersebut larut di dalam sistem pendingin selama engine bekerja.
Truck jalan raya/on highway truck. Pada on highway truck perubahan engine speed selalu terjadi. Karena pompa air digerakkan oleh roda gigi, berarti aliran air pendingin juga berubah. Sistem pendingin dimodifikasi untuk menyesuaikan keadaan ini. Disamping pompa air, oil cooler, lubang-lubang air pendingin, regulator suhu, radiator dan tutupnya, kipas, pipa-pipa dan slang pada truck ada tambahan pipa yang dipasang pararel (shuntline) yang menghubungkan bagian atas radiator dengan pompa air. Pipa yang dipasang pararel ini mencegah kerusakan pompa air.

Truck jalan raya/on highway truck.
Shunt line/pipa pararel. Bila kecepatan truck berubah, kecepatan pompa air juga berubah, namun demikian aliran air pendingin tidak terlalu cepat berubah sehingga terdapat perbedaan tekanan dipompa air. Shunt line menyediakan air yang cukup ke saluran masuk pompa air untuk menjaga tekanan dan mencegah air mendidih. Air pendingin pada saluran masuk pompa dapat mendidih karena turunnya tekanan. Pada saluran keluar pompa tekanan tersimpan. Tekanan ini akan menimbulkan gelembung udara. Pecahnya gelembung udara akan menyebabkan erosi pada pompa air.
Sistem pendingin engine kapal. Ada beberapa keunikan pada komponen-komponen sistem pendingin pada engine kapal sebab panas engine dialirkan ke air ketimbang ke udara. Engine kapal menggunakan heat exchanger atau keel cooler. Dasar aliran air pendinginnya sama dengan engine lainnya. Heat exchanger atau keel cooler berfungsi menggantikan radiator.
Sistem keel cooler Komponen-komponen keel cooler ini sama dengan yang konvensional. Ada pompa air (water pump), lubang aliran air, expansion tank tempat dimana dipasang pengatur suhu (temperature regulator). Air pendingin mengalir melalui keel cooler. Keel cooler adalah tabung-tabung yang dililitkan atau dilas ke lambung kapal. Air mengalir dari expansion tank (1) ke pompa air (water pump) (2) terus mengalir ke engine dan keel cooler (3) dimana air laut mendinginkan air pendingin.

Sistem keel cooler
Heat exchanger Sistem pendingin ini terdiri dari pompa air (water pump), lubang-lubang aliran air, saluran gas buang yang didinginkan oleh air (water cooled exhaust manifold), expansion tank tempat dimana dipasang pengatur suhu (temperature regulator). Air laut yang mendinginkan air pendingin juga mempunyai pompa, pipa-pipa dan slang-slang tersendiri. Pada dasarnya heat exchanger berbentuk kotak di dalamnya diisi tabung-tabung air pendingin mengalir di dalam tabung yang dikelilingi air laut. Air laut menyerap 
panas yang terdapat pada air pendingin.


Heat exchanger
Zinc Rod (batang seng) Zinc rod dipasang pada engine kapal untuk mengurangi karat. Seng lebih rentan pada karat dari pada logam lain di sistem pendingin. Bila seng dilalui air laut, seng tersebut lebih cepat berkarat. Proses berkarat karena air laut ini disebut korosi galvanic. Batang seng disebut “Anoda yang berkorban” sebab dia dirancang untuk berkarat dari pada benda lain. Batang seng harus selalu diperiksa dan diganti bila perlu.

Zinc Rod
v